Mitos Seputar Perawatan Bayi dan Batita

4:27 PM Posted by Dr. Irwan

1. Memakaikan bayi sepatu membantunya belajar lebih cepat.

Mitos yang salah. Justru sebaliknya. Membiarkan kaki bayi bergerak leluasa tanpa sepatu justru membantu otot kakinya lebih kuat dan sehingga membantu dia belajar berjalan lebi cepat. Penggunaan sepatu pada bayi yang berusia kurang dari 1 tahun dapat berdampat buruk yakni menghambat peertumbuhan tulang-tulang kaki. Sepatu diperlukan bila bayi sudah dapat berjalan.

2. Baby walker dapat membantu bayi berjalan lebih cepat

Mitos yang menyesatkan. Bayi yang banyak menghabiskan waktu aktifnya di dalam baby walker hanya akan belajar duduk, bergerak ke sana-kemari tanpa tegak, dan akhirnya kemampuannya berjalan menjadi lebih lambat dibandingkan bayi yang tidak memakai baby walker. Selama bayi duduk di baby walker yang memiliki bentuk menyamping dengan ruang kaki yang sempit justru membatasi ruang gerak dan visualisasinya sehubungan perkembangan koordinasi otot tubuhnya. (Info lebih lengkap baca “Baby Walker”).

3. Pemakaian gurita membentuk perut bayi bagus

Mitos yang keliru. Gurita yang secara tradisional dipakai luas di tanah air , tidak dianjurkan untuk dipakaikan kepada bayi, baik sebelum maupun setelah puntung tali pusat puput. Baca selengkapnya di “Gurita……perlu gak sih?”.

4. Anak yang sedang menderita demam karena sakit, tidak boleh mandi

Dalam masyarakat kita ada kepercayaan bahwa anak yang sakit campak tidak boleh kena air (dan angin). Hal ini keliru. Memang selama anak demam sebaiknya tidak dimandikan, namun tetap harus dibersihkan dengan waslap basah dan sabun. Bila berhari-hari kulitnya tidak dibersihkan , ia akan terancam oleh infeksi kulit.
Read More..

Konstipasi

4:23 PM Posted by Dr. Irwan

Penyebab konstipasi/sembelit :
  1. Terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji sarat lemak (burger, gorengan, milkshake) dan makanan/minuman bergula (permen, kue, soft drink).
  2. Jenis obat anti depresan dan obat untuk mengatasi defisiensi besi.
  3. Pada bayi yang sedang mengalami masa transisi dari susu ASI ke susu formula atau ke makanan semi-padat/padat.
  4. Anak-anak yang malas ke toilet karena sedang asyik bermain padahal keinginan itu ada.
  5. Stres karena berbagai hal (masalah di rumah atau hari pertama sekolah).
  6. Sindrom saluran pencernaan (IBM) akibat stres atau konsumsi makanan berlemak/berbumbu.

Gejala konstipasi

Setiap anak memiliki kebiasaan pup/buang air besar yang berbeda. Ada yang dalam sehari bisa 3x pup. Tapi, ada juga yang pup setiap 3 hari sekali. Yang jelas, kalau anak mengalami konstipasi, maka jadwal pup akan mundur dari jadwal biasanya. Keluhan yang muncul yaitu dia merasa ingin pup tapi sulit, atau mengeluh sakit ketika pup, atau mengeluarkan tenaga ekstra untuk pup, atau adanya darah di tisu toilet sehabis pup. Kalau anak tidak mengalami pup hingga 2-3 minggu, segera bawa ke dokter, karena bisa mengindikasikan penyakit yang serius.


Cara mengatasi konstipasi :
  1. Biasakan anak untuk rajin minum air yang banyak. Anak usia sekolah minum air minimal 3-4 gelas atau ditambah 2 cangkir jus buah setiap hari. Jika bayi mengalami konstipasi, berikan jus buah prune atau apel setiap hari. Jika konstipasi masih berlanjut, kemungkinan anak alergi akan jenis makanan tertentu, cobalah konsultasikan dengan dokter.
  2. Berikan anak makanan yang mengandung serat, seperti buah, sayuran, roti gandum, dan oatmeal.
  3. Biasakan anak melakukan aktivitas fisik secara teratur. Seperti main petak umpet, bersepeda, dan melompat.
  4. Kembangkan jadwal makan yang teratur. Sehingga jadwal pup biasanya akan mengikuti.
  5. Bentuk kebiasaan khusus yaitu dengan mengajak anak “nongkrong” di kloset selama minimal 10 menit pada jam yang sama setiap hari terutama sehabis makan.


Read More..

Kebiasaan Sehat Untuk TV, Video Games, dan Internet

4:20 PM Posted by Dr. Irwan

Saat menonton TV
Batasi waktu menonton TV :
  • Lengkapi ruangan menonton dengan berbagai buku, majalah anak-anak, boneka, puzzle, papan tulis, atau apa saja yang sekiranya dapat mengalihkan perhatian anak dari benda elektronik.
  • Jangan fasilitasi kamar anak dengan TV
  • Matikan TV saat makan bersama
  • Larang anak menonton TV saat mengerjakan PR
  • Buat larangan menonton TV saat akhir pekan. Sebagai gantinya, buat kegiatan yang menyenangkan seperti permainan out door, rekreasi, berkunjung ke tempat bersejarah. yang penting kegiatan ini bisa diikuti oleh seluruh anggota keluarg
  • Beri contoh yang baik pada anak, misal anda membatasi waktu menonton anda sendiri.
  • Pilih tayangan TV yang memberikan nilai kebaikan, hobi dan pengetahuan serta cocok untuknya.
  • Manfaatkan peringkat acara TV, berdasarkan rekomendasi koran atau sumber terpercaya
  • Manfaatkan TV yang memiliki standar keamanan V-chips, dimana TV akan memblokir tayangan yang tidak pantas-kekerasan, seks, SARA-untuk anak.
  • Berikan jadwal TV yang sesuai untuk setiap anggota keluarga dan pastikan jadwal berjalan lancar.
  • Dampingi anak saat menonton TV. Berikan pengertian dengan bahasa sederhana terhadap program TV yang sedang dilihat serta jadikan sebagai bahan diskusi.

Saat Bermain Video Games dan Permainan Komputer
  • Lihat peringkat video games yang biasanya mengindikasikan ada/tidaknya kekerasan, bahasa yang tidak sopan, seks.
  • Ketahui terlebih dahulu tayangan/permainan yang ada di dalam video games.
  • Bantu anak menemukan suatu pandangan bernilai dari permainan. Mulai dengan mengajak diskusi tentang hal positif yang ada dalam permainan tersebut.

Aman selama nge-net
  • Blokir alamat situs yang tidak sesuai untuk anak.
  • Tempatkan komputer di area yang dapat dilihat/diawasi oleh semua anggota keluarga. Bila perlu jangan letakkan komputer di kamar anak.
  • Berbagi alamat email anda, sehingga anda bisa memantau emailnya.
  • Simpan situs favorit anak dan bermanfaat baginya.
  • Sempatkan waktu ber-internet bersama si kecil.
  • Lakukan pengawasan terhadap anak dengan menggunakan fasilitas ruang chating.
  • Temukan software pelindung internet.

Read More..

Kutil

4:17 PM Posted by Dr. Irwan

Kita tentu sudah mengenal kutil yang kebanyakan memang bisa terdapat dalam tubuh seseorang mulai anak-anak hingga orang dewasa. Meskipun tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendiri, tapi tetap saja mengganggu keindahan kulit tubuh, bukan?

Kutil merupakan salah satu infeksi kulit yang disebabkan oleh virus HPV. Awalnya, virus ini mengenai kulit tubuh pada daerah yang lembab, luka kecil pada jari atau tangan, dan kaki. Bahkan terkadang bisa tumbuh di daerah genital (kemaluan). Biasanya, kutil tidak menimbulkan rasa sakit saat disentuh.

Berdasarkan bentuknya kutil terbagi atas :
  • Kutil bulat. Biasanya ditemukan pada jari tangan, tangan, dengkul, dan siku. Kutil seperti ini berbentuk kecil, keras dan berwarna coklat keabuan. Permukaannya kasar dengan beberapa bintik hitam.
  • Kutil flat. Kutil jenis ini paling lembut di antara jenis kutil yang lain, ukurannya kecil dengan permukaan atasnya flat (datar). Kutil ini berwarna pink, coklat terang, atau kuning. Biasanya tumbuh di kulit wajah, ketiak, dan tangan.
  • Kutil plantar. Hanya ditemukan di telapak kaki sehingga menimbulkan ketaknyamanan saat berjalan – seperti ada kerikil yang melekat.
  • Kutil filiform. Kutil ini berbentuk seperti jari tangan, berwarna kemerahan, dan biasanya tumbuh di sekitar daerah mata, hidung, dan mulut.

Penularan kutil melalui :
  • Bersentuhan fisik secara intim atau menyentuh permukaan benda yang disentuh pemilik kutil.
  • Luka kecil atau luka parutan
  • Kebiasan mengutak-atik kutil yang sehingga dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain
  • Pencegahan kutil
  • Ingatkan selalu anak untuk rajin mencuci tangan dan kulit secara teratur dan benar.
  • Mandi dua kali sehari sehingga kebersihan kulit senantiasa terjaga.
  • Bila terdapat luka kecil atau luka parutan, bersihkan dengan sabun dan air hangat serta langsung dikeringkan.
  • Kenakan selalu alas kaki, bila perlu yang tahan air atau anti selip terutama saat menggunakan fasilitas umum.

Pengobatan kutil
  • Biasanya kutil akan hilang sendiri dalam 6 bulan sampai 2 tahun bila tanpa pengobatan. Tapi, kalau sudah tidak sabar dengan gangguan ini maka dokter mungkin akan melakukan beberapa tindakan seperti ;
  • Meresepkan beberapa obat yang langsung diberikan di kutil agar mudah saat dilepaskan
  • Membakarnya dengan menggunakan lampu listrik khusus
  • Membekukannya dengan menggunakan cairan nitrogen (disebut bedah sirio)
  • Menggunakan laser

Segera hubungi dokter bila :
  1. Bila ditemukan kutil di sekujur tubuh bayi atau anak.
  2. Adanya kutil di wajah, genital, atau rektum
  3. Bila kutil terasa sakit, merah, berdarah, berair, dan berlendir

Read More..

Luka Bakar

4:13 PM Posted by Dr. Irwan

Kita tentu panik bila si kecil tiba-tiba berteriak dan menangis karena mengalami luka bakar. Tetap bersikap tenang dan berikan pertolongan yang tepat maka semua akan baik. Yuk kita simak kiat menghadapinya.

1. Penanganan luka bakar tingkat satu

Luka bakar tingkat satu tergolong ringan dimana kulit hanya kemerahan, perih, dan kulit tidak bergelembung. Biasanya akan sembuh dalam 3-6 hari.

Penanganan :
  1. Siram daerah luka dengan air sejuk (bukan air es) atau balut dan kompres dengan handuk dingin sekitar 3-5 menit (jangan gunakan es karena justru menghambat penyembuhan luka).
  2. Jangan oleskan mentega atau sesuatu berlemak atau yang berbentuk bubuk karena justru dapat mengakibatkan infeksi.
  3. Jika luka bakar kecil, tutup dengan kain kasa bersih atau kompres berulang selama 24 jam ke depan dengan kain dingin dan jaga kebersihannya atau anda bisa oleskan krim antibiotik 2-3 kali sehari (tidak wajib).
  4. Berikan asetaminofen atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri

2. Penanganan luka bakar tingkat dua

Luka bakar ini menimbulkan gelembung, rasa sakit yang lumayan dan merah. Gelembung dapat terbuka dengan kulit bagian dalamnya berwarna pink cerah hingga merah menyala.

Penanganan :

Segera meminta pertolongan medis dan sementara itu anda bisa melakukan langkah berikut :
  1. Rebahkan anak dengan posisi luka lebih tinggi.
  2. Terapkan langkah-langkah penanganan luka bakar tingkat pertama.
  3. Lepaskan perhiasan dan baju yang melekat di tubuh (bila perlu dengan gunting) kecuali yang melekat (tidak dapat dilepas) di daerah luka.
  4. Jangan pecahkan gelembung yang muncul.
  5. Siram luka dengan air sejuk selama 3-5 menitt lalu ttup denga kain bersih berwarna putih sampai pertolongan tiba.

3. Penanganan luka bakar tingkat tiga

Permukaan luka terlihat kering dan berlendir, lembut, berwarna coklat hingga merah. Hanya sedikit terasa sakit atau bahkan tidak sama sekali dikarenakan saraf kulit mengalami kerusakan.

Penanganan sama seperti luka bakar tingkat dua.
Read More..

Tips Menciptakan Bayi Pintar

4:10 PM Posted by Dr. Irwan

Hal yang harus anda lakukan agar bayi anda pintar :
  1. Kembangkan insting anda sebagai orang tua yang ingin memberikan terbaik untuk anak.
  2. Kembangkan hubungan emosional anda dimana hal itu sangat berarti dan menyenangkan bagi bayi melalui membaca.
  3. Pancing anak terlibat aktif saat membaca buku dengan pertanyaan seputar cerita yang baru dibaca, seperti pengenalan warna, gambar, bentuk atau penokohan cerita (apa saja yang memancing ketertarikan mereka maka gali lebih dalam!).
  4. Aktifkan terus kekuatan cinta, sebagai tambahan saat bermain dengan anak, tambahan cinta dan kasih sayang pada bayi merupakan energi bagi kekuatan otaknya.
  5. Berikan mainan yang sesuai dengan tahapan usia anak ;

Usia 0-4 bulan :

Menampilkan variasi mimik wajah ; menggerakkan secara perlahan benda di depan matanya ; mainan berwarna terang, menyanyikan lagu sederhana ; mengulang kata-kata; dan menerangkan kepada bayi aktivitas yang sedang dilakukan.

Usia 4-6 bulan :

Perkenalkan boneka bertekstur ; mainan blok dari plastik dan biarkan mereka mengadu kedua blok ; bermain musik dengan nada yang bervariasi ; tunjukkan buku dengan gambar objek berwarna terang.

Usia 6-18 bulan :

Berbicara dan berinteraksi sambil bertatap muka dapat meningkatkan hubungan antara suara bunyi dan kata ; mengenalkan anggota keluarga dan para tetangga yang sudah dikenal sekaligus memberitahukan namanya secara berulang ; menyanyikan lagu dengan nada berulang diikuti gerakan tangan ; bermain cilukba.

Usia 18-24 bulan :

Perkenalkan permainan sederhana seperti menaruh 3 benda berbeda warna dan bentuk lalu minta kepada anak untuk memberikan benda sesuai yang anda minta ; berbicara secara langsung sesering mungkin ; perkenalkan peralatan menulis dan menggambar seperti pensil, krayon dan kertas ; tanyakan “dimana dan apa” saat anda membacakan cerita untuk anak ; buat permainan bebas dengan boneka atau mainan favorit anak.
Read More..

Buku untuk Bayi

4:06 PM Posted by Dr. Irwan

Apa aja manfaatnya?
  1. mengajarkan komunikasi kepada bayi
  2. memperkenalkan konsep seperti angka, huruf, warna, dan bentuk objek dalam cara yang menyenangka.
  3. membentuk kemampuan mendengar, mengingat, dan berbicara
  4. memberikan bayi informasi tentang dunia di sekeliling mereka
  5. mengembangkan kemampuan berpikir bayi dengan meniru suara dan mengulang kata
  6. meningkatkan hubungan batin anda dan bayi

Bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk membaca?

Cobalah membacakan buku untuk bayi setiap hari saat sebelum waktu tidur siang dan tidur malamnya.

Nich beberapa tips yang bisa dicoba saat membacakan buku tuk bayi :
  1. Dekap bayi membelakangi anda atau posisi apa saja yang bisa membuat bayi nyaman dan dekat dengan anda.
  2. Bacalah buku dengan penuh ekspresi sambil mengatur intonasi suara anda -tinggi dan rendah- atau menciptakan suara yang berbeda untuk masing-masing karakter yang berbeda pula.
  3. Jangan ragu untuk membacakan cerita sesuai arahan buku. Sesekali, berhenti dan bertanya atau beri komentar atas gambar atau teks cerita
  4. Iringi dengan lantunan nada, tirukan suara binatang, atau atau goyangkan bayi dengan lutut anda atau perut – apa saja yang bisa menunjukkan bahwa membaca itu menyenangkan.
  5. Bayi menyukai -dan bejar dari- pengulangan, jadi jangan takut bosan membaca buku yang sama berulang kali.
  6. Seiring pertambahan usianya, ajak dia untuk menyentuh buku atau bahkan biarkan dia mengeksplorasi buku dengan mulutnya agar merasakan bagaimana rasanya buku!

Buku apa yang sesuai dengan usainya?
  • Sebagai awalan, buku untuk bayi sebaiknya berisi gambar yang sederhana, jelas dengan sedikit teks. Buat bayi yang penting bagaimana suara anda menarik perhatiannya.
  • Kalau dia sudah tertarik, pilihlah buku yang berisi gambar-gambar sederhana dengan sampul yang kuat.
  • Bila bayi sudah merespon isi buku maka pilihlah buku dengan gambar objek yang sudah dikenalnya seperti boneka.

Read More..

Krim Puting Susu Menyakiti Bayi

4:05 PM Posted by Dr. Irwan

Baru-baru ini FDA (Food and Drug Association) mengeluarkan peringatan sekaligus ultimatum kepada para ibu menyusui yang menggunakan krim puting susu agar lebih cermat sebelum memakainya karena kandungan krim tersebut dapat membahayakan bayi, yaitu mengakibatkan gangguan tekanan pernafasan atau muntah dan diare pada bayi. Bahan tersebut adalah chlorphenesin dan phenoxyethanol.

Chlorphenesin bersifat merilekskan otot skeletal dan menekan sistem saraf pusat dan menyebabkan tekanan pernafasan sehingga membuat bayi bernafas lebih lambat. Phenoxyethanol merupakan zat tambahan yang biasa digunakan dalam bahan kosmetik dan obat. Zat ini juga dapat menekan sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan muntah serta diare yang bisa mengakibatkan bayi mengalami dehidrasi. Selain itu, chlorphenesin juga membahayakan sang ibu karena menyebabkan dermatitis, kondisi dimana kulit mengalami kering dan pecah-pecah pada kulit puting sendiri.

FDA menyarankan kepada ibu yang sedang menyusui dengan puting susu pecah dan nyeri sebaiknya berkonsultasi secara terbuka dengan perawatan kesehatan profesional atau konsultan laktasi (menyusui) jika permasalahan masih berlanjut atau alternatif pengobatan lainnya. FDA juga mengingatkan para ibu menyusui agar segera meminta pertolongan bila ditemui tanda nafsu menyusui berkurang, kesulitan membangunkan bayi, ekstrimitas limfa, atau perubahan pada warna kulit bayi.
Read More..

Bila si kecil takut disuntik

4:04 PM Posted by Dr. Irwan

Disuntik mungkin tidak hanya menakutkan bagi anak kecil, bahkan pada orang dewasa juga demikian. Hal ini mungkin sudah diawali sejak kecil dimana ada persepsi keliru yang berkembang di masyarkat kita, yaitu sering kita mendengar atau melihat seorang ibu yang pusing menangani anaknya yang nakal dengan berkata “Ayo, kalau kamu nakal lagi, mama bawa ke dokter biar disuntik”. Tentu saja hal itu membekas dalam hati dan pikirannya - dan terbawa hingga dewasa-sehingga wajar saja dia berpikir dokter itu jahat dengan jarum suntiknya yang mengerikan. Jadi, mulailah dengan mengubah perilaku anda dan persepsinya. Saat berkunjung ke dokter, bawa serta buku atau mainan kesukaannya. Cobalah berhitung bersama, menyanyikan lagu kesukaannya, melihat-lihat gambar di dinding atau pemandangan luar. Anda juga bisa memberikan sesuatu yang menyenangkan dan dia sukai bila dia selesai menemui dokter.


Read More..

Bagaimana membicarakan narkoba kepada anak?

4:01 PM Posted by Dr. Irwan

Baru-baru ini kita dikejutkan adanya coklat berisi narkoba yang dikonsumsi secara tidak sengaja oleh beberapa orang anak TK. Akibatnya, anak-anak tersebut harus menginap di rumah sakit beberapa hari. Meskipun kini mereka telah kembali ke rumah, tapi pengobatan perl dilanjutkan dalam hal ini merupakan masa pemulihan. Menurut salah seorang psikiater khusus narkoba, mereka dianjurkan menjalani beberapa terapi dan sesi konsultasi agar efek dari sisa narkoba dapat benar-benar hilang dari tubuhnya.

Melihat kenyataan yang terjadi sekarang ditambah tak seorang pun bisa kebal terhadap narkoba maka perlu adanya suatu bentuk tindakan pencegahan. Kita perlu lho memperkenalkan soal narkoba kepada anak-anak sebelum mereka mendapatkan informasi yang salah dari sumber yang tidak bertanggungjawab. Membahas soal narkoba juga tentunya diberikan dengan bahasa yang bisa dimengerti mereka sesuai usia dan perbendaharaan kosa katanya. Yuk kita simak kiat-kiatnya….

Usia pra sekolah – usia 7 tahun

Pada usia ini, mulailah dengan hal sederhana, seperti pada saat anda memberinya obat ketika ia sedang sakit atau anggota keluarga yang lain. Ceritakan apa manfaat dan efek samping obat tersebut terhadap tubuh kita. Atau ketika anda dan si kecil melihat papan reklame rokok di jalan atau di TV, jelaskan padanya apa itu rokok, nikotin, dan bagaimana pengaruh buruk rokok atau jenis narkoba lainnya. Ada baiknya anda observasi dulu dan membekali diri dengan informasi tersebut sebelum menghadapi keingintahan si kecil.

Usia 8-12 tahun

Seiring pertambahan usianya, anda bisa memulai diskusi dengan menanyakan pendapat anak tentang narkoba. Ajukan pertanyaan secara terbuka, tidak memihak, dan lebih kepada meminta perhatiannya.

Anak-anak usia ini biasanya masih suka membicarakan hal-hal seputar perasaan mereka. Pertahankan hubungan ini agar semakin meningkat usianya dia tetap terbuka pada anda.

Meskipun pertanyaan yang anda ajukan atau jawaban yang dia berikan belum merupakan suatu kesimpulan dari diskusi, its okay, yang penting dia merasa yakn bahwa anda orang yang tepat untuk diajak berbicara dan bisa diandalkan olehnya saat ia memerlukan bantuan di kemudian hari.

Selain itu, jadikan berita yang sedang hangat-hangatnya atau sebuah perhelatan akbar olahr sebagai ajang diskusi, seperti jeis pertandingan, atletnya, larangan doping, dan lain-lain.

Usia 13-17 tahun

Pada usia ini, anak sudah muncul keingintahuan dan perduli kepada orang lain yang memakai alkohol atau narkoba. Bagaimana pengaruhnya terutama bila si pemakai sedang mnegendarai kendaraan. Ungkapkan pula konsekuensi yang harus dihadapi yaitu penjara atau bahkan kematian.
Read More..