Chikungunya

3:11 AM Posted by Dr. Irwan

Dalam 1 bulan ini ada dua kenalan saya terserang penyakti Chikungunya. Apa sih Chikungunya itu?

Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus chikungunya. Virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus.

Gejala-gejalanya mirip dengan infeksi virus dengue dengan sedikit perbedaan pada hal-hal tertentu. Virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk, antara lain Aedes aegypti.

Virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti akan berkembang biak di tubuh manusia. Virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama lima hari, sehingga dikenal pula istilah demam lima hari.

Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam.

Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila berjalan. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah. Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama 3 hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok.

Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada Chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian. Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam tujuh hari.

Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia).

Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki.

Masih banyak anggapan di kalangan masyarakat, bahwa demam Chikungunya atau flu tulang atau demam tulang sebagai penyakit yang berbahaya, sehingga membuat panik. Tidak jarang pula orang meyakini bahwa penyakit ini dapat mengakibatkan kelumpuhan.

Memang, sewaktu virus berkembang biak di dalam darah, penderita merasa nyeri pada tulang-tulangnya terutama di seputar persendian sehingga tidak berani menggerakkan anggota tubuh. Namun, bukan berarti terjadi kelumpuhan.

Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari. Virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan.

Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung. Yang penting cukup istirahat, minum dan makanan bergizi.

Jadi, jangan panik apabila terdapat anggota keluarga yang menderita penyakit ini, sebab tidak sampai menyebabkan kematian. Ngilu pada persendian itu tidak menyebabkan kelumpuhan.

Penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Dokter biasanya hanya memberikan obat penghilang rasa sakit dan demam atau golongan obat yang dikenal dengan obat-obat flu serta vitamin untuk penguat daya tahan tubuh.

Bagi penderita sangat dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengonsumsi buah-buahan segar. Sebaiknya minum jus buah segar. Setelah lewat lima hari, demam akan berangsur-angsur reda, rasa ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderitanya akan sembuh seperti semula.

Vitamin peningkat daya tahan tubuh juga bermanfaat untuk menghadapi penyakit ini.Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus dan istirahat cukup bisa membuat rasa ngilu pada persendian cepat hilang. Minum banyak air putih juga disarankan untuk menghilangkan gejala demam

Satu-satunya cara menghindari penyakit ini adalah membasmi nyamuk pembawa virusnya. Nyamuk ini, senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih.

Serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Selain itu, nyamuk ini juga menyenangi tempat yang gelap dan pengap.

Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. Insektisida yang digunakan untuk membasmi nyamuk ini adalah dari golongan malation, sedangkan themopos untuk mematikan jentik-jentiknya.

Malation dipakai dengan cara pengasapan, bukan dengan menyemprotkan ke dinding. Hal ini karena Aedes aegypti tidak suka hinggap di dinding, melainkan pada benda-benda yang menggantung. Namun, pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, vas bunga dan sebagainya, paling tidak seminggu sekali, mengingat nyamuk tersebut berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7-10 hari.

Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan seperti sekarang. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak ideal bagi nyamuk tersebut.

Kabar baiknya, penyakit ini sulit menyerang penderita yang sama. Tubuh penderita akan membentuk antibodi yang akan membuat mereka kebal terhadap wabah penyakit ini di kemudian hari. Dengan demikian, kecil kemungkinan bagi mereka untuk kena lagi.
Read More..

Toxoplasma

3:05 AM Posted by Dr. Irwan

Anda semua pasti tahu dengan toksoplasma. Tapi, mungkin hanya sedikit yang mengenal dan peduli akan istilah ini. Nah, kita simak yuk pembahasannya berikut ini.

Toksoplasma merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit mikroskopik yang dapat hidup di dalam sel manusia dan hewan, khususnya kucing dan hewan ternak.

Bagaimana penyebaran toksoplasma?

  • Kontak langsung dengan kotoran kucing yang terinfeksi toksoplasma (kucing terinfeksi ketika memakan hewan pengerat, burung, atau hewan kecil lainnya yang terinfeksi).
  • Memakan daging mentah dan setengah matang
  • Memakan buah atau sayuran yang tidak dicuci yang telah terkontaminasi kotoran.
  • Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi toksoplasma selama hamil
  • Transfusi darah dan transplantasi organ dari pendonor yang terinfeksi tokplasma.
Tanda dan gejala

Penyebaran parasit dari hewan ke manusia terkadang tanpa disertai gejala apapun dan bervariasi. Infeksi toksoplasma dapat dibagi ke dalam tiga bentuk dasar :

1. Toksoplasma bawaan sejak lahir, dimana anak sudah terinfeksi sejak dalam kandungan ibunya.

Bila mengenai pada trimester pertama maka kelainan yang diderita anak paling buruk dibandingkan bila mengenai trimester kedua atau ketiga. Bayi yang terinfeksi akan lahir prematur dengan ukuran tubuh kecil. Selain itu bayi mengalami kelainan sistem saraf dan otak hingga mengakibatkan keterbelakangan mental. Tanbahan pula bayi mengalami kerusakan mata yang parah. Jadi, sebelum anda merncanakan kehamilan, pastikan kondisi ibu sehat dan tidak terinfeksi toksoplasma.

2. Toksoplasma yang menginfeksi anak dengan kekebalan tubuh baik (sehat).

Biasanya jarang menunjukkan gejala terinfeksi atau hanya menunjukkan pembengkakan kelenjar ludah yang biasanya terlihat di leher anak (gondok), terus menyentuh leher, dan kelenjar menjadi lebih besar atau lebih kecil selama beberapa bulan.

3.Toksoplasma yang menginfeksi anak dengan kekebalan tubuh rendah (sakit).

Anak dengan sistem kekebalan tubuh rendah-anak yang menderita AIDS, kanker, sehabis menjalani transplantsi organ-sangat mudah terinfeksi toksoplasma. Gejala-gejala yanng ditunjukkan meliputi demam, kelainan jantung, sakit kepala, kelainan mental, dan mengalami gangguan gerak, berbicara, berpikir, dan penglihatan.

Sekali seseorang dinyatakan terinfeksi toksoplasma maka akan menetap selamanya, hanya dalam kondisi pasif. Infeksi dalam kembali aktif bila sistem kekebalan tubuhnya turun drastis karena terinfeksi HIV atau menjalani terapi kanker.

Pengobatan

Bila ibu hamil atau yang memiliki kekebalan tubuh rendah terinfeksi toksoplasma, pengobatan atas gejala yang muncul tidak diperlukan karena akan hilang sendiri. Tapi, bila yang terinfeksi anak-anak maka segera bawa ke dokter karena dapat mengindikasikan penyakit lain disamping toksoplasma.

Pencegahan

Tips Menangani Makanan
  • Masak daging sampai benar-benar masak, jangan sampai terlihat warna merah karena menandakan daging masih mentah atau setengah masak.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air setiap kali selesai memegang daging mentah atau sayuran yang belum dicuci.
  • Cuci seluruh buah dan sayuran sebelum disajikan.
  • Bekukan daging mentah sebelum memasaknya.
  • Cuci semua peralatan memasak dengan air hangat bersabun.

Tips Menangani Kucing

  • Jika anda sedang hamil, mintalah bantuan orang lain untuk merawatnya (mengganti tempat tidurnya) atau gunakan sarung tangan.
  • Jagalah kucing anda agar tetap berada di dalam rumah agar terhindar dari toksoplasma yang mungkin terdapat di tanah atau hewan kecil yang tetrinfeksi.
  • Selalu ingatkan si kecil untk mengenakan alas kaki bila beaktivitas di luar rumah.
  • Jangan biarkan kucing memakan daging mentah.
  • Bila anda sedang hamil, jangan memelihara kucing baru

Read More..

Bila si kecil demam

3:02 AM Posted by Dr. Irwan

Pada anak sehat, demam biasanya tidak mengindikasikan suatu kondisi serius. Melainkan lebih kepada suatu cara alami tubuh dalam melawan infeksi. Dan tidak semua demam harus diobati. Tapi, demam tinggi dapat membuat si kecil merasa tak nyaman dan gelisah. Nah, untuk dapat lebih mengenal apa, bagaimana tindakan kita dalam menghadapi demam. Yuuuk….

Demam itu apa sich?

Demam muncul ketika thermostat dalam tubuh meningkatkan suhu tubuh di atas batas normal. Thermostat yang dimaksud adalah bagian dari otak yang disebut hypothalamus yang menjaga suhu tubuh normal ( 98.6° Fahrenheit atau 37° Celsius) dan mempertahankannya. Tapi, hypotalamus dapat meningkatkan suhu tubuh sebagai respon terhadap infeksi, sakit, atau hal lainnya.

Apa sich penyebab demam?

  1. Infeksi. Demam merupakan suatu bentuk respon dari sistem kekebalan respon tubuh dalam melawan infeksi.
  2. Tekanan berlebih. Umumnya terjadi pada bayi yang mengalami tekanan suhu dari lingkungan sekitar, dimanan bayi belum mampu meregulasi suhu tubuhnya dengan baik seperti halnya anak-anak yang lebih tua.
  3. Imunisasi. Bayi dan anak-anak yang baru diberi vaksinasi.

Bilakah demam menjadi indikasi atas suatu kondisi yang serius?
  • Bila bayi berusia kurang dari 3 bulan mengalami demam dengan suhu rektal 38° atau lebih tinggi, maka segera bawa ke dokter.
  • Bila anak berusia 3 bulan-3 tahun mengalami demam 39° Celsius atau lebih, maka segera bawa ke dokter.
  • Untuk anak di atas 3 tahun, perhatikan perilakunya. Hal-hal berikut dapat mengindikasikan penyakit yang tidak serius, yaitu masih tertarik bermain, nafsu makan dan minum baik, perhatian dan tersenyum pada anda, tampilan kulit normal, suhu tubuh normal. Tapi, bila si kecil demam dan tidak nafsu makan, jangan khawatir berlebihan, selama minum dan buang air kecilnya seperti biasa.
  • Terkadang bila anak demam akan disertai susah bernafas atau bernafas tersengal-sengal dan denyut jantung lebih cepat.

Pemeriksaan demam dapat kita lakukan sendiri dengan mencium keningnya atau meletakkan telapak tangan anda pada kulit anak. Tapi untuk lebih meyakinkan diri mengenai seberapa tinggi demam si kecil berikut batasnya :
  • 38,5° Celsius diukur pada anus
  • 38,0° Celsius diukur pada mulut
  • 37,8° Celsius diukur di bawah ketiak

Nah, pengukuran di atas otomatis dilakukan dengan termometer kan. Ada beberapa macam termometer dari yang konvensional sampai moderan yang patut kita ketahui kelebihan dan pengoperasiannya supaya terasa manfaatnya. Yuk disimak……..

  1. Termometer digital. Bahan biasanya terbuat dari plastik, probe fleksibel yang dilengkapi sensor suhu di bagian ujung dan mudahnya pembacaan suhu pada layar alat. Alhasil keuntungan paling cepat dan paling akurat dengan beragam ukuran dan bentuk. Penggunaan dapat diletakkan di mulut, anus dan bawah ketiak serta dapat diaplikasikan pada semua umur..
  2. Termometer telinga elektronik. Fungsinya mengukur suhu membran tympani yang ada di dalam telinga. Kelebihannya hasil yang didapat cepat dan mudah digunakan untuk bayi di atas 3 bulan. Tapi hasil pembacaan termometer ini tidak akurat untuk bayi di bawah 3 bulan karena saluran telinga terlalu kecil. Selain itu harganya lebih mahal dibandingkan termometer digital.
  3. Termometer strip plastik. Termometer ini berupa strip plastik berukuran kecil yang diletakkan pada kening anak dan bisa diketahui apakah anak demam atau tidak. Tapi tidak diketahui derajat suhunya. Selain itu tidak dapat diaplikasikan pada bayi atau anak-anak.
  4. Termometer kening. Keakuratan hasilnya tidakj sebaik termometer digital.
  5. Termometer mulut. Seperti halnya termometer anus. Termometer ini juga harus berada di dalam mulut beberapa menit sehingga tidak mungkin diaplikasikan pada bayi dan toddlers. Dapat diaplikasikan pada anak bersia 4 tahun ke atas atau anak yang kooperatif.
  6. Termometer kaca merkuri. Termometer ini sangat umum. Tapi, baru-baru ini American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk tidak lagi digunakan karena dikhawatirkan kemungkinan terjadi keracunan merkuri. Alat ini dapat digunakan dengan syarat metode penggunaan yang benar dan usia anak yang dapat kooperatif.
Bagaimanapun dan dimanapun anad amengaplikasikan termometer pada tubuh anak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu jangan pernah mengukur suhu tubuh anak sesaat setelah mandi atau beraktivitas hingga berkeringat karena hasilnya tidak akurat dan dampingi anak selama anda sedang mengukur suhu tubuhnya.
Read More..

Sariawan Pada Bayi

3:00 AM Posted by Dr. Irwan

Sariawan merupakan infeksi yang sangat umum terjadi pada bayi berupa iritasi di sekitar dan dalam mulut bayi. Disebabkan oleh ledakan pertumbuhan jamur candida pada mulut bayi sehingga mengakibatkan terjadi infeksi.

Mengapa bayi sampai mengalami?

Secara alami, mulut bayi memang memiliki jamur Candida albican. Karena sistem kekebalan tubuh bayi belum matang, maka pertumbuhan jamur tersebut jadi berlebih. Tidak hanya pada bayi, orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh rendah juga dapat mengalami infeksi ini. Sariawan biasanya muncul pada 6 bulan pertama kehidupan bayi. Infeksi akan berkembang menjadi luka kering di sudut mulut, kemudian timbul warna keputihan atau kekuningan pada bibir, lidah, atau pipi bagian dalam.

Pencegahan dan pengobatan sariawan

Tidak banyak yang bisa dilakukan guna mencegah terjadinya sariawan pada mulut bayi. Kebanyakan kasus yang terjadi infeksi ini akan sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam 1 atau 2 minggu. Tapi, dokter mungkin akan memberikan resep obat berupa anti jamur untuk ditelan. Dan tergantung pada usia bayi, dokter akan menyarankan pemberian yogurt dengan kandungan laktobacillus pada makanannya yang dapat mengurangi pertumbuhan jamur pada mulut bayi.

Anda juga dapat membantu mengobati bayi yang mengalami infeksi ini. Jika bayi tersebut minum susu formula atau memakai empeng, sangat penting untuk senantiasa menjaga kebersihan dot dan empeng dalam air panas setiap kali digunakan. Dengan begitu, kalaupun ada jamur pada dot dan empeng, bayi tidak akan terinfeksi kembali.

Jika bayi anda mendapat ASI, dan puting susu anda merah dan sakit, bisa menandakan telah terjadi infeksi jamur, sehingga dapat menginfeksi bayi anda. Jika demikian, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter mengenai pengguanaan salep anti jamur pada puting dan sementara itu bayi juga diobati dengan anti jamur.

Jika bayi anda masih mengalami sariawan meski telah diobati, atau mengalami infeksi mulut pada usia di atas 9 bulan, segera bicarakan dengan dokter anak anda karena hal ini mungkin mengindikasikan gangguan kesehatan yang lain.
Read More..

Bila tenggorokan meradang

2:55 AM Posted by Dr. Irwan

Penyakit ini kerap menyerang anak-anak. Dan ternyata, virus serta bakteri sama-sama jadi penyebabnya! Sebagai biang keladi radang tenggorokan, ternyata virus dan bakteri punya satu kesamaan. Keduanya sama-sama menyebabkan suhu badan si kecil meningkat, sampai lebih dari 38 ° C. Meski begitu, gejala-gejala yang menyertainya sangat berbeda.

Masalahnya, anak yang terlalu kecil biasanya belum bisa mengatakan apa yang dirasakannya. Jadi, kitalah yang harus memperhatikan apakah ia mengalami kesulitan dalam menelan makanan atau tidak. Dari sini, gejala-gejala lain umumnya akan ikut menyertai.

Menurut Ram Yogev, MD, dari Children’s Memorial Hospital, Chicago, Amerika Serikat, setiap tahunnya, jutaan anak mengunjungi dokter karena radang tenggorokan. Mayoritas radang tenggorokan terjadi akibat virus, bukan bakteri.

Sebagai catatan , penanganan radang tenggorokan akibat bakteri tetap harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah terjadinya komplikasi, yakni gangguan di bagian tubuh lain. Misalnya, di ginjal (nefritis), jantung (penyakit jantung rematik), dan sebagainya.

Tambahan info nich kalo bakteri yang jadi biang keladi radang tenggorokan, yakni Streptococcus grup A, biasanya tidak menyerang anak di bawah usia 3 tahun. Ini antara lain karena risiko mereka untuk terinfeksi bakteri lebih kecil ketimbang anak yang sudah sekolah.

Penanganan

  1. Kalau penyebabnya virus, radang akan hilang sendiri, cukup tingkatkan daya tahan tubuh anak dengan cukup istirahat, minum banyak cairan (air putih atau jus buah), dan konsumsi makanan bergizi.
  2. Kalau penyebabnya bakteri, biasanya si kecil akan diberi antibiotik (penisilin atau yang jenis yang lain)
  3. Kalaupun anak demam, pemberian parasetamol/ asetaminofen/ ibuprofen diperbolehkan.
  4. Bila sakit terus berlanjut hingga 5 hari dan kian memburuk disertai gejala lain yaitu Scarlet’s fever (ruam di perut, dada, dan tangan, serta kaki berwarna merah dengan permukaan kasar), segera bawa anak ke dokter.

Pencegahan

  1. Gunakan masker terutama saat berkumpul dengan keluarga.
  2. Tingkatkan frekuensi mencuci tangan, terutama sebelum memegang peralatan makan anak.
Read More..

Sepsis

2:51 AM Posted by Dr. Irwan

Sepsis adalah infeksi umum akibat beredarnya kuman penyakit dalam darah yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini dapat mengenai semua umur, namun paling sering mengenai bayi, karena daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi masih sangat kurang. Sepsis biasanya didahului oleh infeksi di tempat lain, misalnya infeksi usus (dengan gejala utama diare), infeksi paru (dengan gejala demam, sesak napas), atau infeksi di puntung tali pusat.

Pada bayi, infeksi yang berat sering tidak disertai dengan demam, karena sistem pertahanan tubuh yang belum sempurna. Namun, ada beberapa gejala yang sering muncul dan patut anda waspadai pada bayi dan anak-anak yaitu :

  • Nafsu makan jadi sangat berkurang
  • Apabila semula ia menangis keras, tangisannya mungkin menjadi lemah,
  • Ia tidak mau atau hanya sedikit saja minum
  • Tampak lemah
  • Demam ( 100.4° Fahrenheit atau 38° Celsius)
  • Sulit bernafas atau bernafas tersengal-sengal

Pada banyak kejadian, sepsis yang menyerang bayi baru lahir diperoleh sejak masih dalam kandungan ibunya atau saat kelahiran melalui perdarahan; demam ibunya; infeksi pada plasenta atau rahim ; cairan ketuban ; atau proses melahirkan yang sulit.
Karena kuman berada dalam peredaran darah maka sepsis dapat menyebabkan infeksi di tempat lain, misalnya radang selaput otak (meningitis) yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, bayi yang diduga menderita sepsis harus segera dirawat inap untuk pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai.
Read More..

Kawasaki

2:49 AM Posted by Dr. Irwan

Apa sich penyakit kawasaki?

Penyakit kawasaki meliputi kulit, mulut, dan limfa. Paling sering menyerang anak usia di bawah 5 tahun. Penyebab penyakit ini belum diketahui, tapi, gejalanya dapat dikenali sejak dini dan dengan pengobatan tepat penyakit ini akan hilang dalam beberapa hari. Bila tidak diobati, penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi jantung yang serius. Penyakit ini paling umum mengenai anak-anak dari etnis Jepang dan Korea, meski tidak menutup kemungkinan mengenai etnis lain.

Apa saja gejala yang terlihat ?

Penyakit kawasaki tidak bisa dicegah, tapi biasanya gejala terlihat dan terbagi dalam dua fase. Fase pertama, berlangsung sekitar 2 minggu, biasanya ditandai dengan demam lebih dari 104° Fahrenheit (39° Celsius) yang dapat berlangsung sedikitnya 5 hari dan diikuti gejala :

  • kemerahan pada kedua mata
  • muncul ruam di daerah perut, dada dan kelamin
  • bibi merah, kering, dan pecah-pecah
  • lidah bagian dalam tampak merah dan ada putih-putih
  • tenggorokan sakit
  • jari tangan dan kaki berair, merah dan mengelupas
  • telapak tangan dan telapak kaki berwarna merah keunguan

Nah, pada fase kedua, biasanya dimulai setelah 2 minggu sejak awal demam, dimana kulit tangan dan kaki mulai mengelupas lebar. Biasanya anak mulai mengeluh sakit pada persendian, diare, dan muntah, atau sakit pada daerah perut.

Komplikasi

Bila tidak segera diobati, anak bisa mengalami vaskulitis, yaitu pembuluh darah mengalami iritasi yang membahayakan arteri jantung yang kita ketahui berperan penting dalam menyuplai darah ke jantung.

Pengobatan

Biasanya anak akan diberi suntikan intravena gamma globulin (antibodi murni), guna membantu darah melawan infeksi yang terjadi. Obat ini lumayan mahal. Anak juga mungkin akan diberikan aspirin dosis tinggi untuk mengurangi resiko masalah jantung.
Read More..

Tetanus

2:47 AM Posted by Dr. Irwan

Apa sich tetanus?

Tetanus merupakan salah satu masalah serius yang mengenai otot dan saraf tubuh akibat luka yang terkontaminasi bakteri Clostridium tetani, yang sering terdapat di tanah.

Bagaimana bakteri clostridium bekerja?

Sekali saja bakteri ini masuk ke dalam tubuh, dia akan mengeluarkan neurotoksin, sejenis protein yang bertindak meracuni sistem saraf tubuh. Selanjutnya, neurotoksin akan menyebar ke seluruh tubuh melalui peredaran darah dan sistem limfa. Bila tidak segera diobati, tetanus dapat berakibat fatal lho….

Kenali gejala dan tanda tetanus

Tetanus sering diawali kejang otot yang disebut trismus, disertai keluhan lain seperti sulit menelan atau nyeri otot pada leher, pundak, dan punggung. Kemudian rasa sakit menyebar ke otot perut, lengan atas, dan paha. Gejala dapat berlangsung berhari-hari hingga hitungan bulan sejak terpapar bakteri.

Pencegahan

  • Dapatkan vaksin tetanus bersama jadwal imunisasi rutin lainnya (pada anak-anak, imunisasi tetanus termasuk di dalam vaksin DPT)
  • Bila anak atau anda mengalami luka yang dicurigai akan mengakibatkan tetanus, segeralah minta suntikan anti tetanus
  • Untuk mencegah neonatal tetanus pada bayi baru lahir, pastikan sang ibu telah memperoleh imunisasi tetanus
  • Luka apapun yang mengenai kulit-khususnya luka yang dalam dan terkontaminasi feses, tanah, atau air liur- harus segera dibersihkan dan dibalut.

Pengobatan

Bila anak sudah terlanjur terkena tetanus, maka harus mendapat perawatan intensif.
Read More..

Selulitis

2:46 AM Posted by Dr. Irwan

Apa sich selulitis?

Selulitis merupakan salah satu penyakit infeksi kulit dan berada di bawah jaringan kulit. Selulitis sering muncul pada daerah kulit yang luka dan pecah-pecah. Biasanya diawali dengan eksim, jerawat, cacar, gigitan binatang berupa goresan atau parutan, dimana bakteri dapat masuk dan menyebar sehingga mengakibatkan timbulnya inflamasi, rasa sakit, luka berair, sensasi hangat dan kemerahan.

Gejala diawali dengan luka kecil, rasa sakit di daerah tersebut, berair, hangat dan kemerahan pada kulit anak. Kemudian bila bakteri di dalamnya menyebar, anak mulai merasa kesakitan dan demam, bahkan terkadang sampai berkeringat. Kelenjar ludahnya tampak menonjol ke permukaan kulit. Tapi, selulitis tidak menular.

Pencegahan

Melindungi si kecil dari semua bentuk luka sangat tidak mungkin. Terlebih bila si kecil aktif bergerak. Maka yang dapat anda lakukan adalah lindungi anak saat beraktivitas dengan aksesori pengaman, seperti pelindung siku dan lutut saat bermain ice skating, helm saat bersepeda, celana panjang dan baju panjang saat hiking, atau alas kaki saat bermain di luar rumah.

Kalaupun anak mengalami luka, segera bersihkan lukanya dengan air hangat dan sabun. Kemudian berikan antibiotik dan tutup lukanya. Kemudian segera bawa anak ke dokter bila ia mengalami luka yang lebar dan dalam atau digigit hewan.

Pengobatan

Saat yang tepat bertemu dokter bila kulit anak yang terluka menjadi merah, hangat dan sakit-disertai demam atau tidak. Terutama bila anak menderita diabetes atau penurunan kekebalan tubuh. Selanjutnya dokter akan melakukan beberapa tes dan pemeriksaan darah dan selanjutnya diobati secara tepat.
Read More..

Beberapa masalah pada imunisasi

2:45 AM Posted by Dr. Irwan

Imunisasi merupakan upaya kesehatan untuk mencegah pelbagai penyakit infeksi yang berbahaya dengan cara yang aman, efektif dan relatif murah. Pada tingkat keluarga, vaksin yang mahal pun akan menjadi relatif murah bila dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan bila anak terkena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut (ditambanh dengan resiko penyakit tersebut dapat mengancam jiwa).

Program imunisasi memerlukan pengertian yang baik dari pihak orang tua, dan kerjasama dengan petugas kesehatan. Keadaan yang ideal adalah apabila setiap orangtua memahami bahwa imunisasi bukan sebuah kewajiban atau keharusan namun merupakan hak mutlak setiap anak dan kebutuhan bagi keluarga demi kesehatan bayi dan anaknya. Dengan demikian maka orangtua tidak harus selalu dipesan atau diminta datang untuk pemberian imunisasi anaknya, namun akan datang meskipun tanpa diminta. Orangtua juga dapat merencanakan dengan dokter jadwal imunisasi yang sesuai dengan keadaan keluarganya, misalnya banyak orangtua yang keduanya bekerja lebih suka bila imunisasi anaknya dilakukan pada akhir minggu.

Masih ada orangtua yang tidak mau membawa anaknya untuk imunisasi, dan bila ditanya biasanya mereka tidak dapat menyebutkan alasannya dengan jelas. Sebagian menolak pemberian imunisasi campak, antara lain atas saran nenek atau kakek, yang berpendapat bahwa anak lebih baik terkena penyakit camapk, karena bila tidak maka penyakit campak itu ‘akan masuk’ atau menjadi penyakit paru. Ini adalah pendapat yang keliru.
Read More..